hello again, guys!
sekarang gue mau sharing my experience waktu ada acara campus visit ke Malang dan Surabaya ke kalian. walaupun ada beberapa yang lupa, but, relax and reading it.
hari itu tanggal 10 Oktober 2015 jam 9 siang hari, gue dan teman-teman satu kelas (also known as tbc, actually it's not tuberculosis) berkumpul di sekolah kami tercinta. sambil nunggu-nunggu yang lain datang, yang sudah datang bantu-bantu pak Mukti dan pak Miftah untuk ngangkut-ngangkut snack, makan siang, dan beberapa dus air minum.
setelah semua kumpul, bis pun jalan menuju tempat tujuan. perjalanan saat itu sangat melelahkan dan sangat panjang. gue sudah lupa beberapa momen waktu di bis, yang penting kita sekelas telah menghabiskan waktu kita kurang lebih 24 jam di dalam bis. kalau kata pak Mukti, bis itu sudah menjadi rumah kita saat itu.
tujuan pertama adalah Universitas Brawijaya. sebelum benar-benar sampai di UB, kita sarapan di warung pinggir jalan. kami sampai di UB pada jam 12an siang. kami masuk ke aula UB dan aulanya sangat bagus dibandingkan aula-aula lain yang sudah gue kunjungi kampusnya. di aula, ga cuman ada tbc, tapi juga ada murid-murid SMA lain yang ada di daerah Malang. semua murid yang ada di aula diberikan pengarahan bagaimana cara mengikuti pendaftaran dan lain-lain secara tuntas. bahkan di akhir acara, ada sesi tanya-jawab benar-benar dikupas mengenai cara masuk UB ini.
setelah cukup puas mendengarkan ini-itu, kami keluar dari aula, dan berfoto-foto bersama alumni pangsud yang masuk UB.
setelah puas berfoto-foto, kami berkeliling UB naik bis. kakak-kakak alumni yang masuk UB memberitahukan apa saja gedung-gedung fakultas yang dilewati. puas banget!
![]() |
| bersama para kakak alumni |
![]() |
| backlight coy |
setelah puas berfoto-foto, kami berkeliling UB naik bis. kakak-kakak alumni yang masuk UB memberitahukan apa saja gedung-gedung fakultas yang dilewati. puas banget!
sesampainya di hotel, kami dibagi kelompok. ada 4 kelompok. gue termasuk kelompok 1, bersama dea, kiki, dan atikah. kamar kelompok 1 paling pojok. tapi, lumayan sih ga berisik. gue udah lupa juga nama hotelnya, yang pasti hotel ini nyaman. seperti hotel-hotel yang lain, hanya ada kamar dan kamar mandi, tapi di hotel ini juga ada semacam ruang tamu gitu di depannya. jadi, antara ruang tamu dengan kamar, dibatasi oleh dinding. nah, kelompok gue ini membuat peraturan. karena ruang tamunya juga cukup luas, dan koper-kopernya cukup besar kalau dimasukin ke kamar, kamarnya bakal jadi sempit. jadi, kelompok gue membuat peraturan, yaitu tidak ada koper yang boleh masuk ke kamar. sendal-sendal dan sepatu-sepatu juga ditaro di ruang tamu. dan ada satu peraturan khusus bagi kiki, yaitu tidak boleh naik ke kasur dulu sebelum mandi.
ya memang, dari hari pertama sampai nyampe di hotel juga kita belum ada yang mandi. maka dari itu, setelah kita mengistirahatkan tubuh kita di atas kasur sambil ngobrol-ngobrol macem-macem, kita mandi. kebetulan hari sudah mulai sore. kelompok-kelompok lain pada mainan di taman. sedangkan kelompok gue masih ada di kamar untuk ngantri mandi. to be honest, gue kalau di tempat baru macem hotel gitu, gue jarang sekali mau mandi sendirian, so gue mengajak teman sekelompok untuk mandi bareng, hahaha! dan dea pun mau. katanya dea juga takut. pengakuan yang menjijikan ya.
setelah mandi. gue, dea, dan kiki keluar kamar meninggalkan atikah di kamar. kita bertiga, ke taman ke tempat kelompok lain berada. tapi, saat itu sih, pada udah masuk, tinggal beberapa orang doang. main ayunan, dan lain-lain.
adzan maghrib berkumandang, kita shalat, setelah shalat, kita mendapat kabar dari blenda di grup LINE bahwa pa Mukti hampir membatalkan kita untuk pergi ke BNS, karena pa Mukti mau nonton bola..... ya, bola....... saat itu lagi ada pertandingan bola Malang lawan apa gitu dah lupa. tapi, katanya pa Mukti mau streaming aja lewat hand phone, apa radio ya, pokoknya pa Mukti ga jadi membatalkannya demi kita.
setelah siap, kami kumpul di bis, lalu berangkat ke BNS!
di BNS, kami dilepas oleh pa Mukti, lalu pa Mukti bilang, kalau dia tunggu di bis aja. dan, asal kalian tau, itu suara komentator bola mengisi seisi ruangan bis. tiap ada kata-kata "goal", barisan depan bis pada bersorak gembira.
pas baru masuk, ppj sudah foto-foto.
![]() |
| ppj |
anak cowo udah pada bertebaran ga tau kemana. yang cewe masih bersatu, tapi lama kelamaan juga berpencar. because we are different. ada yang mau kesana lah kesini lah, pasti ga sama kan? nah, gue sih ikut rombongan yang suka naik wahana-wahana menegangkan.
ini kali pertama ya, gue biasanya paling berani naik roller coaster, tapi yang bikin kaki di kepala, kepala di kaki, ga bakal gue naikin. tapi, karena kebetulan rombongan gue sangat pemberani, gue jadi harus membuang semua ketakutan gue. sampai-sampai saking takutnya, pas gue udah naik ke wahananya, benak gue seperti berkata, "cha, lo yakin? lo berani? mumpung wahananya belum nyala nih, lo turun aja deh!". tapi, semua gue urungkan demi nyobain wahana itu, dan demi jadi seorang pemberani.
wahananya pun nyala, pas wahananya makin ekstrim, yang lain teriaknya makin kenceng. kalau gue? istighfarnya makin kenceng! dalem hati, "Astaghfirullahaladzim, Allahuakbar, Allahukbar, Laailaahailallah, Astaghfirullahaladzim". begitu terus sampai wahananya berhenti. elya yang ada di sebelah gue kenceng banget teriaknya, gue aja sampe ga tau itu dia teriak karena girang atau takut. dia juga sampe manggil-manggil nama gue. kalau ga salah dia teriak kayak gini, "AAAAAKKK! AAAAKKK! ICHAAAAAAA! HAHAHAHAHAHAHA! AAAAAAAAAAAAKKK! ICHA KOK LO GA TERIAK SIH?!? AAAAAAAK AHAHAHAHA". gue udah ga punya tenaga lagi buat jawab pertanyaan dari elya. gue sebenernya juga udah ngomong, "gue takut" tapi mungkin saking lemesnya suara gue ga kedengeran elya, karena elya ga jawab lagi setelah itu.
permainannya pun berhenti. yang lain pada kegirangan, sambil melangkah dengan sempoyongan karena sudah dibuat pusing. gue hanya cengengesan kayak 'dude, everything's gonna be alright'. padahal mah 'MAU MATI GUE NJENG'.
rombongan gue ini ga ada ampunnya, jadinya kita naik wahana selanjutnya. mungkin karena sudah pemanasan, jadinya pas naik wahana yang kedua, gue ga terlalu setakut yang pertama, karena gue bisa teriak. AKHIRNYA COY.
abis puas naik ini-itu. kita masuk ke wahana semacam trick art gitu. kali ini full team ppj doang, anak cowo masih mencar entah kemana. ya, kalian taulah, jiwa perempuan gimana sih, foto-foto kerjaannya.
![]() |
| ini aslinya nerin lagi nyobain kameranya loh.. dan ini sebelum masuk ke trick art |
![]() |
| gaya kaku |
![]() |
| eiffel banget? |
nah, abis dari foto-foto bersama perempuan-perempuan. tiba-tiba saja kita bertemu dengan anak cowo.
![]() |
| bersama naufal |
![]() |
| lagi foto berdua sama dizka |
![]() |
| tibatiba ada bagus |
![]() |
| dari kiri; blenda, elya, dea, dan gue |
![]() |
| team naik wahana menyeramkan, ditambah satu lagi nerin |
abis puas foto-foto, karena sudah bosan dan sudah cukup malam, tbc memutuskan untuk keluar dari BNS. sebelum benar-benar kembali ke bis, kita makan malam di pinggir jalan untuk mengisi perut yang lapar ini. sehabis itu baru deh kita kembali ke hotel.
di hotel, sebelum kelompok gue memutuskan untuk tidur, kita membereskan kasur dulu. kebetulan, kasurnya cuman ada dua kan. nah, akhirnya kita berinisiatif untuk menurunkan kasur atasnya di kedua kasur tersebut. jadi, kasurnya ada empat deh! itu juga terjadi pada kelompok kamar sebelah, yaitu kelompoknya blenda, febby, aulia, dan dizka.
gue adalah sleepy head dari anak-anak ppj (ppj itu adalah tbc tanpa anak cowo). malam itu gue udah ngantuk, gue mau sikat gigi tapi gue ga berani karena anggota kelompok gue lagi pada keluar, akhirnya gue sikat gigi di kamarnya febby, sekalian shalat isya juga, dan juga ngungsi sampai yang lain selesai dengan urusannya. gue sempet tiduran di kasur febby, dan untungnya gue ga ketiduran.
tiba-tiba pas lagi asyik, anggota kelompok gue udah berdatangan, dan gue pun kembali ke asalnya. kiki dan atikah telah membawa selimut tambahan dari mas-mas hotelnya. gue mengenakan selimut. sebelumnya, gue mengenakan lotion anti nyamuk. dan gue mengoles fresh care di tengkuk gue, karena gue merasa sedikit sakit kepala malam itu. dalam hitungan menit, gue sudah terlelap tidur.
subuh pun tiba. gue kebangun oleh alarm yang gue set tadi malam. kiki juga terbangun dan bilang, "ini daritadi hp lo berisik banget. tadi gue sempet matiin alarmnya, eh nyala lagi". gue merasa ga enak karena ngebangunin kiki hahaha! subuh itu gue siap-siap untuk menuju ke tujuan yang selanjutnya, yaitu ke batu secret zoo, jatim park 2, dan museum angkut. hari itu gue lumayan excited karena perjalanannya bukan perjalanan yang membosankan (ngunjungin kampus), tapi jalan-jalan! yeay!
kami turun dari bis. berjalan dari parkiran bis ke tempat masuk batu secret zoo. pa Mukti mengantri membeli tiket. ketika itu kita menunggu di suatu spot yang unik, lalu kita (ppj) foto-foto di sana.
![]() |
| silau bosh! |
![]() |
| sok candid |
seperti nama tempatnya, batu secret zoo, ya isinya hanya binatang-binatang. ga jauh beda dengan taman safari. tapi, taman safari ada yang jalan-jalan pake mobil itu, kalo batu secret zoo fix jalan kaki, untung masih muda masih kuat. di dalem sana gue ga foto sama binatang.
![]() |
| lagi nunggu yang lain pada naik wahana yang ada di jatim park 2 |
![]() |
| bersama blenda |
![]() |
| bersama bapak negara alias ketua kelas abadi |
![]() |
| febby nunjuk ikan, aku... nunjuk masa depan |
![]() |
| tebak hayo kita lagi ngapain |
selanjutnya, kita memutuskan untuk segera menuju ke museum angkut karena jam sudah menunjukan sekitar pukul 10 atau 12 kalau tidak salah waktu itu. karena yang pasti kita bakalan lebih lama lagi di sana, bakal banyak spot-spot untuk foto. jadi, lumayanlah ya.
![]() |
| kita foto bertiga lagi |
![]() |
| bye atikah |
![]() |
| "senangnya dalam hati" -endy |
waktunya makan siang, kami menuju bis. kami sempat shalat dzuhur di sebuah mushola, dan kebetulan di seberangnya ada tempat oleh-oleh Malang. jadi, pada sekalian belanja. menunggu pada belanja, dan shalat, pa Miftah dan pa Mukti pergi membeli makanan untuk kita. tanpa aba-aba lagi, kami berkumpul di bis. sebelumnya, gue dan blenda sempat jajan cilok dulu hehe. kebetulan abang ciloknya ada di depan bis, jadinya sikat ae.
singkat cerita, kami telah makan siang, bis pun berjalan lagi menuju Surabaya. cukup lama perjalanan dari Malang ke Surabaya. banyak hal yang udah tbc lakuin di bis, dari yang kocak banget sampai yang ga penting. hari mulai gelap, kami belum sampai juga di tempat tujuan. kami sebenarnya mau ke hotel yang ada di Surabaya.
sambil menunggu dengan bosan, anak-anak bagian belakang bermain truth or truth. SERU! apalagi selama 2 tahun ini, kita udah sering bareng-bareng, dari mandi sampai tidur, udah tau banget. tapi, masa isi hati ga tau? ya akhirnya kita mainan.
pas udah sampai di Surabaya, kita dapet kabar buruk, yaitu pa Mukti bilang kalau hotelnya meng-cancel booking-an kita karena kita belum tiba malam itu. kalau tidak salah, itu sudah sekitaran jam 8 atau 9an. mungkin hotelnya merasa kita PHP karena belum sampe sampe. ya udah tuh, pa Mukti lumayan stres saat itu ia mondar-mandir dari depan ke belakang buat minjem hand phone teman gue. akhirnya, alternatifnya adalah pa Mukti menghubungi alumni. kebetulan, bis sudah berhenti di depan kampus Universitas Airlangga atau biasa disebut UNAIR. alumni yang dihubungin pa Mukti adalah mahasiswi UNAIR. mungkin ia tau tempat hotel terdekat. dan malam itu, kami semua belum makan malam.
alumni tersebut pun sampai. ada dua orang, satu perempuan, satu laki-laki. dan mereka mengajak kami makan malam di suatu restoran. mata kami sudah mengantuk. dengan sisa tenaga, kami berjalan dari parkiran bis menuju restorannya. kebetulan bisnya di parkir di UNAIR, dan kita terpaksa berjalan dari UNAIR ke restoran.
di restoran, udah disiapin meja panjang sekali yang muat untuk 17 orang tbc, pa Mukti, pa Miftah, dan kedua alumni. kebetulan gue duduk di paling pojok, ga pojok banget juga sih, yang pasti gue duduk di deket pa Mukti, pa Miftah, dan kedua kakak alumni. depan gue persis adalah bagus, sebelah kiri gue blenda, dan sebelah kanan gue kakak alumni yang perempuan. pas lagi memesan makanan, anak cewe pada bagi dua semua, termasuk gue. gue berdua kalau ga salah sama blenda. abis pesan makan, anak-anak yang duduk bagian tengah ga tau ngomongin apa, yang pasti berisik banget. gue hanya mengobrol dengan kakak-kakak alumni dan kedua guru. oh iya, nama kakak alumninya adalah kak Kintara, dan kak siapa ya... gue lupa banget! kak Kintara ini yang duduk di sebelah gue. ia mahasiswi UNAIR, dan sangaaat ramah. awalnya, kak Kintara ngobrol-ngobrol sama bagus. tapi, akhirnya ia ngajak ngobrol gue juga.
setelah kenyang mengisi perut. kita menuju ke hotel galaxy namanya. pas pertama kali denger namanya, gue kira kita bakalan balik ke galaxy. galaxy itu nama lokasi dari pangsud. ternyata pas sampe di depan hotel, terpampang nama galaxy hotel.
kita bermalam di sana hanya 1 malam. karena hotel itu kurang enak. pas baru masuk, hotelnya bau rokok. terus airnya bau. tapi, dingin sih enak, kasurnya banyak juga jadi enak. 1 kamar berempat lagi seperti kemarin. baru masuk kamar, dea udah memakai kamar mandinya, eh lupa, dea apa kiki dulu ya? hmm.
setelah sholat isya dan bersih-bersih, dea dan kiki pergi ngerecokin kamar lain. gue dan atikah paling mager buat keluar-keluar. akhirnya, kita cerita-cerita banyak di dalem kamar berduaan. ya cerita tentang keluarga dan cowo. terus tiba-tiba muncul dea. kita jadi bertigaan cerita. eh, ga lama kiki juga muncul. ya udah deh ceritaan berempat. terus, setelah bosan. kita berempat ngerecokin kamar yang lain. padahal gue juga udah ngantuk, tapi daripada sendirian di kamar?
sesampainya di kamar kelompoknya aulia, blenda, febby, dan dizka. gue langsung berbaring di kasurnya. sebelumnya gue sempet pipis dulu di kamar mandi mereka. setelah menemukan posisi enak, dalam hitungan detik gue udah terlelap tidur. entah apa yang telah mereka bincang-bincangkan gue ga sama sekali terganggu karena keramaian. kamarnya enak banget, suer. dingin gue suka. terus gue selimutan, tapi masih dingin jadi enak. entah sampai berapa jam gue terlelap, dan entah jam berapa itu, gue dibangunin oleh teman-teman sekamar gue dan para pemilik kamar yang sedang gue tiduri ini. gue aja sampai-sampai lupa kalau lagi tidur di hotel, bukan di rumah. gue kira gue bangun-bangun udah ada di kamar gue, taunya masih di hotel, hahaha.
gue dibangunin mereka. mereka bilang, gue susah banget dibanguninnya. pantesan pas gue buka mata, mereka ketawa-tawa liat gue bangun. mungkin mereka ketawa karena gue pules banget tidurnya ya.
setelah pindah kamar. gue pun langsung terlelap melanjutkan tidur yang tadi sempat dibangunin oleh teman-teman. ah, niat mereka baik sekali. mungkin dizka, aulia, blenda, dan febby merasa terganggu ya karena kehadiran gue di kamar mereka. makanya, gue diusir mereka, kalau aja gue tidur di situ, pasti bikin mereka sempit.
keesokkannya kemudian. gue kebangun dengan isi kamar kalau-gue-tidak-lupa hanya ada gue dan dea. sebelumnya, kiki dan tikah udah turun duluan, karena mereka sarapan duluan. dea sholat subuh jam 6, gue juga sholat subuh jam 6. aduh, telat banget sholat subuh jam segitu, jangan ditiru ya!
terus abis sholat kita ngumpulin nyawa, sekalian ganti baju lalu turun ke bawah untuk sarapan. kiki dan tikah kebetulan udah balik, jadi mereka menyuruh kita untuk buru-buru ke bawah buat sarapan.
setelah sarapan kita menuju kampus UNAIR. sekalian kita juga sudah packing barang, karena di hotel galaxy cuman semalam saja. kita akan mencari hotel di Surabaya nantinya.
bagaimana kisah selanjutnya?
masih ada kunjungan-kunjungan lain lagi loh! gue masih akan melanjutkan cerita pengalaman gue pas di UNAIR, ITS, pop hotel Surabaya, dan tempat beli oleh-oleh khas Surabaya.













































0 komentar:
Post a Comment