Friday, 19 November 2021

12 November 2019

Karena aku mencintaimu
Dan hatiku hanya untukmu
Tak akan menyerah dan takkan berhenti mencintaimu

12 Nov.
Hari ayah, namun sekaligus hari yg selalu kuperingati dan kusesali seumur hidupku karena kehilanganmu, mama.

Ntah perasaan apa yg menggerogoti pikiranku. Namun setiap kali aku gagal, aku teringat akan mama. Aku ingat semasa hidupnya tak pernah menyerah untukku. Selalu berjuang untuk diriku. Selalu ada untukku. Hal yg paling kusesali aku belum sempat mengucapkan selamat tinggal padanya, sampai dimana aku mengetahui dalam perjalananku ke rumah, ia sudah tiada di dunia ini.

Mungkin ucapan selamat tinggal akan memakan waktu selamanya buat aku. Karena sungguh tidak ada kesiapan dari diriku untuk kehilanganmu. Tapi rasanya tiap aku mendapati kegagalan, aku selalu ingat dengan perjuangan-perjuanganmu. Aku ingat bagaimana saat beliau menangis terharu melihat pencapaianku. Aku ingat bagaimana saat beliau melepasku merantau. Aku ingat bagaimana saat beliau memberi pesan rindu padaku saat kita dipisahkan oleh jarak. Aku akan selalu ingat tentang mama. Hal itu tidak akan pernah kulupa. Bahkan sampai saat ini aku masih harus berdamai dengan kenyataan bahwa ia benar-benar tiada.

Datang akan pergi.
Ada akan tiada.
Bertemu akan berpisah.
Awal akan berakhir.
Terbit akan tenggelam.
Pasang akan surut.

Keadaan ini akan selalu mengajarkanku untuk ikhlas dan berlapang dada. Bagai tumbuhan yg menyimpan benih pada bakal buah. Ia akan tumbuh beriring dengan tumbuhnya buah tersebut, bersamanya. Walaupun ia sudah tiada. Namun, ia mengalir dalam tubuhnya. Begitu juga mama. Walaupun ia sudah tiada, darahnya mengalir dalam tubuhku. Aku tidak akan pernah kesepian, karena aku tau mama ada dekat denganku. Kapanpun aku ingin berbicara dengannya, aku bisa mengambil langkah untuk berbicara pada diriku, karena di situlah ibundaku berada—di dalam tubuhku.

Ntah harus berapa paragraf lagi aku ungkapkan perasaanku. Aku rindu sekali dengannya. Aku rindu canda tawanya. Bahkan aku rindu amarahnya. Aku rindu semua dari dirinya. Aku takkan pernah putus untuk mengirimkannya doa, aku yakin beliau sudah bahagia di sana. Menungguku kembali pada Nya, dan akan bersama-sama selamanya di surga Allah.